Meski Ekonomi Lesu dan Harga Naik, Penjualan Hewan Kurban di Jakbar Tetap Laris Manis

www.hukumnasional.com.ǁJakarta,16 Mei 2026-Meski kondisi ekonomi disebut sedang lesu dan harga hewan kurban mengalami kenaikan, antusiasme masyarakat untuk berkurban pada Idul Adha tahun ini masih tergolong tinggi.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh H Ridwan, pemilik lapak Putra Betawi Farm di dekat Lapangan Bola Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurutnya, penjualan hewan kurban di lapaknya sejauh ini cukup baik dan diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat Idul Adha masih sekitar dua pekan lagi.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat untuk berkurban sangat tinggi meskipun kondisi ekonomi sekarang memang lagi lesu.

Jadi untuk saat ini masih kurang dua pekan, penjualan kita cukup bagus. Untuk sapi kurang lebih 40 ekor sudah keluar,” ujar Ridwan ditemui di lapaknya, Sabtu (16/5/2026).

Ia pun optimistis penjualan tahun ini bisa menyamai bahkan melampaui capaian tahun lalu.

“Tahun yang lalu alhamdulillah kita bisa menjual kurang lebih 80 ekor. Mudah-mudahan tahun ini tidak kurang dari target tahun lalu,” katanya.

Tak hanya sapi, penjualan kambing kurban juga cukup diminati masyarakat.

“Kambing kita juga sudah mendatangkan kurang lebih 100 ekor, ini juga tinggal beberapa, nanti mau kita masukkan lagi,” ujarnya.

Harga Naik

Ridwan mengakui harga sapi tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan harga di tingkat pasar disebut mencapai sekitar Rp 2 juta per ekor.

Namun, Ridwan memilih tak menaikkan harga jual terlalu tinggi demi menjaga pelanggan setia tetap datang padanya.

“Kalau untuk sapi ada kenaikan, kurang lebih Rp 2 jutaan. Tapi alhamdulillah kita masih bisa menyesuaikan harga dengan konsumen. Jadi enggak terlalu banget naiknya,” katanya.

Di lapaknya, ia menjual kambing dengan variasi harga mulai Rp 2 jutaan hingga Rp 7 juta tergantung ukuran dan kualitas.

“Kalau kambing kita jual dari harga Rp 2 juta sampai Rp 5 juta ada. Kalau yang super, yang 1 meter, kita jual Rp 7 juta,” jelasnya.

Sementara untuk sapi, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 16 juta hingga Rp 45 juta per ekor.

“Untuk sapi Madura kita adain dari Rp 16 juta sampai Rp 45 juta. Kalau sapi timbang, kita jual antara Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram,” tuturnya.

Menurut Ridwan, sapi dengan kisaran harga Rp 25 juta hingga Rp 32 juta menjadi pilihan favorit masyarakat tahun ini.

“Untuk market sekarang saya lihat harga di antara Rp 25 sampai Rp 32 juta cukup banyak diminati. Yang ukuran standar biasanya buat yang patungan tujuh orang buat satu sapi,” tuturnya.

Sudah Punya Pelanggan

Ridwan mengatakan dirinya memang sudah punya pelanggan setia di tiap tahunnya.

Pihaknya pun memberikan jaminan bebas perawatan dan pengiriman.

Adapun pelanggan yang membeli hewan kurban di lapaknya mayoritas berasal dari kalangan majelis taklim, masjid, mushala, hingga relasi bisnis.

“Untuk saat ini pejabat belum ada, tapi rekanan majelis taklim, masjid, mushala, terus rekanan bisnis ada,” ujarnya.

Di luar musim Idul Adha, Ridwan mengaku tetap menjalankan usaha penjualan kambing untuk kebutuhan akikah.

“Kalau hari biasa saya melayani paketan akikah untuk kambing,” kata dia.