www.hukumnasional.com.ǁJakarta,20 April 2026-Banjir setinggi sekitar 130 sentimeter merendam permukiman warga di Jalan Kebon Pala RT 13 RW 04, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (20/4/2026) pagi.
Aparat kepolisian dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya pun turun melakukan patroli siaga bencana dan evakuasi warga yang membutuhkan bantuan.
Diketahui, banjir terjadi akibat luapan Kali Ciliwung yang kerap menjadi penyebab genangan di kawasan rawan banjir tersebut.
Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya dikerahkan sejak pukul 5.45 WIB untuk menyisir permukiman warga yang terdampak banjir.
Petugas membawa sejumlah perlengkapan evakuasi, di antaranya perahu kano, perahu LCR, life vest, serta kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan penyelamatan.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, jajarannya rutin melakukan patroli siaga bencana di wilayah rawan banjir guna memastikan keselamatan masyarakat dan mempercepat penanganan saat terjadi genangan air.
“Kami menurunkan personel untuk melaksanakan patroli siaga bencana sekaligus membantu evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan di lokasi banjir,” kata Wahyu.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga memantau kondisi pemukiman warga di Jalan Kebon Pala yang menjadi salah satu titik rawan banjir dan potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.
Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman serta meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian materiil.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.
Meski genangan air cukup tinggi, sebagian warga dilaporkan masih dapat beraktivitas secara normal di lingkungan tempat tinggalnya.
Petugas mencatat hingga saat ini tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir di wilayah Kebon Pala.
Kondisi cuaca saat pemantauan berlangsung terpantau cerah, namun aparat tetap bersiaga mengantisipasi potensi kenaikan debit air jika hujan kembali turun di wilayah hulu.
“Kami tetap memastikan personel siaga dan standby di lokasi banjir serta terus memantau perkembangan,” pungkas Wahyu.
