Cegah Pembuangan Sampah, Satpol PP Awasi Lahan Bekas Kebakaran di Kramat Jati

www.hukumnasional.com.ǁJakarta,11 Agustus 2026-Jajaran Satpol PP Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur melakukan pengawasan pada lahan kosong di Jalan Penggilingan Baru, Dukuh yang sebelumnya terbakar.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah adanya pembuangan sampah liar pada lahan kosong dengan luas sekitar 6.000 meter persegi aset Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta itu.

Pasalnya pada Sabtu (1/8/2026) lalu terjadi kasus kebakaran tumpukan sampah, bahkan seorang personel Damkar Jakarta Timur gugur saat memadamkan kebakaran saat kejadian.

“Sebanyak enam anggota Satpol PP dikerahkan untuk mengawasi lahan. Kita masih terus lakukan pengawasan di lokasi tersebut,” kata Kasatpol PP Kramat Jati, Endharwanto, Selasa (11/8/2026).

Pengawasan dilakukan secara 24 jam penuh secara bergantian oleh jajaran Satpol PP Kecamatan Kramat Jati ini sudah dilakukan pasca kebakaran tumpukan sampah di lokasi.

Berdasarkan hasil pengawasan sementara, usai kejadian tidak ditemukan adanya warga yang melakukan pembuangan sampah pada lahan kosong di Jalan Penggilingan Baru.

“Selain diawasi akses menuju ke area sudah diputus. Saluran air yang melintang semula disumbat dengan puing dan ditutup papan sebagai akses kendaraan kini telah dibongkar,” ujar Endharwanto.

Selain pengawasan, usai kebakaran jajaran Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur juga sudah mengangkut tumpukan sampah pada lahan kosong di Jalan Penggilingan Baru.

Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah menuturkan total sudah ada 43 truk atau 43 rit sampah yang berhasil diangkut dari lokasi lahan kosong tersebut.

“Masing-masing berkapasitas sekitar 6 kubik atau sekitar 3-5 ton. Pengangkutan sampah sudah kita stop sejak Kamis pekan lalu. Alat berat juga sudah tidak ada di lokasi,” tutur Dwi.

Sebelumnya tumpukan sampah pada lahan kosong di Jalan Penggilingan Baru, RW 03, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur terbakar pada Sabtu (1/8/2026) pagi.

Amuk si jago merah dapat dilokalisir sehingga tidak sampai menjalar ke rumah warga, namun seorang petugas Damkar, Andriyono meninggal dunia saat proses pemadaman berlangsung.

Kebakaran diduga akibat sejumlah anak yang sedang bermain dengan korek api memantik api, sehingga menimbulkan penyalaan amuk si jago merah pada tumpukan sampah.