www.hukumnasional.com.ǁJakarta,21 September 2026-Upaya warga RW 05, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur mencegah gangguan keamanan dengan menerapkan smart access mendapat apresiasi.
Sejak sistem diterapkan Juli 2026 pada satu-satunya gerbang gang yang menjadi akses keluar masuk RT 03, RT 05, dan RT 07/RW 05, potensi gangguan keamanan dapat dicegah.
Saat penerapan sistem smart door lock berlaku pukul 23.00-06.00 WIB, hanya warga yang memiliki kartu akses khusus dan sidik jari terdata dapat masuk ke lingkungan RW 05.
“Ini swadaya RW, RT, dan warga. Diharapkan bisa menjadi contoh bagi pengurus lingkungan yang lain,” kata Lurah Bidara Cina, Suhartono saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Pasalnya pencegahan gangguan keamanan tidak dapat hanya mengandalkan aparat, butuh peran masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan.
Penerapan smart access yang dilakukan warga RW 05 Kelurahan Bidara Cina ini menjadi contoh bagaimana warga ikut terlibat mencegah gangguan keamanan di lingkungan.
“Memang salah satu tugas RT dan RW bagaimana caranya menciptakan wilayah yang rukun aman, kondusif. Warga dan pengurus bersepakat membuat pembatasan akses,” ujar Suhartono.
Menurut pengurus RW 05 Bidara Cina, dana yang digunakan untuk menerapkan sistem smart door lock berkisar Rp3-Rp4 juta, dana ini berasal dari urunan warga, kas RW, dan operasional RW.
Selain menggunakan smart door lock, pada akses gerbang juga ditempatkan kamera pengawas untuk memaksimalkan pencegahan gangguan keamanan di wilayah RW 05 Bidara Cina.
“Dampaknya warga lebih bisa tidur nyenyak, tenang. Enggak khawatir orang luar yang tidak dikenal dengan bebasnya masuk,” tutur Ketua RW 05 Bidara Cina, Dodo Heru Wahono.
Masuk Kampung Tengah Malam Kini Tak Bisa Sembarangan
Sistem smart door lock ini diberlakukan pada satu-satunya gerbang gang akses masuk dan keluar permukiman warga di wilayah RT 03, RT 05, dan RT 07/RW 05 pada pukul 23.00-06.00 WIB.
Hanya warga yang memiliki kartu akses khusus dan sidik jarinya terdata pada sistem dapat melewati gerbang masuk, sehingga tidak sembarang orang dapat masuk ke lingkungan RW 05.
Ketua RW 05 Bidara Cina, Dodo Heru Wahono mengatakan penerapan smart door lock bermula dari keresahan warga yang lingkungannya kerap dimasuki orang tak dikenal saat malam hari.
“Pertimbangannya ketika jam 23.00 WIB malam ke atas, wilayah kita sangat gampang dimasukin oleh orang-orang dari luar. Itu meningkatkan risiko keamanan,” kata Dodo, Sabtu (19/9/2026).
Bahkan sebelumnya terdapat kasus 11 orang tak dikenal yang masuk ke permukiman warga RW 05 saat tengah malam, dengan alasan sedang mencari seseorang.
Dari keresahan itu para pada bulan Juni 2026 lalu pengurus RT/RW 05 berinisiatif membatasi akses masuk menggunakan smart door lock layaknya sistem digunakan di perkantoran.
Gagasan ini pun disambut baik saat pembahasan bersama warga, mereka sepakat melakukan patungan agar sistem smart door lock dapat diterapkan di permukiman RW 05.
