www.hukumnasional.com.ǁJakarta,25 Agustus 2026-Warga yang tinggal di kawasan Pasar Rumput dan Manggarai kini punya pilihan hiburan baru tanpa harus pergi jauh.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan bioskop mini Jakarta Kota Sinema (Jak Cinema) di Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta Selatan.
Bioskop mini tersebut resmi beroperasi setelah diresmikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Senin (24/8/2026).
Tak hanya dekat dengan hunian warga, harga tiket Jak Cinema juga dibuat terjangkau, yakni mulai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu.
Jak Cinema Pasar Rumput memiliki satu studio dengan kapasitas 43 penonton. Lokasinya berada di Tower 3 Rusun Pasar Rumput dan terhubung langsung dengan Jakmart Rusun Pasar Rumput.
Rano Karno mengatakan kehadiran bioskop mini tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Sinema.
“Ini melengkapi ikhtiar terwujudnya visi Jakarta Kota Cinema, dengan menghadirkan bioskop mini yang memutar film-film Indonesia,” kata Rano, dikutip dari laman Pemprov Jakarta.
Menurut Rano, Jak Cinema tidak sekadar menghadirkan tempat hiburan baru bagi warga. Kehadirannya juga diharapkan menjadi ruang apresiasi terhadap karya sineas Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif.
Ia menilai semakin mudah masyarakat mengakses ruang pemutaran film, semakin besar pula peluang ekosistem film dan subsektor kreatif lainnya untuk berkembang.
Mulai dari musik, desain, kriya, fotografi hingga teknologi digital dinilai dapat ikut terdorong seiring tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif di Jakarta.
“Saya optimistis penguatan seperti ini akan turut menggerakkan industri kreatif di Jakarta,” ucapnya.
Rano menyebut geliat film nasional juga masih menunjukkan tren positif di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Berdasarkan data Cinepoint dan pelacakan film nasional, jumlah penonton film Indonesia sepanjang Januari hingga Juli 2026 telah mencapai 40.711.772 orang.
Dari sekitar 93 film nasional yang telah ditayangkan, Rano juga menyebut pangsa penonton film nasional telah mencapai 67 persen pada 2026.
Data tersebut, menurut dia, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap film-film Indonesia.
“Karena itu, Jak Cinema hadir lebih dekat kepada warga dan memberikan harga terjangkau,” ujarnya.
Tak hanya menjadi sarana hiburan, Rano berharap keberadaan Jak Cinema di Rusun Pasar Rumput dapat mendorong anak-anak muda untuk terlibat lebih jauh dalam industri perfilman.
Ia bahkan berharap bioskop mini serupa nantinya dapat hadir di seluruh rumah susun yang ada di Jakarta.
“Mudah-mudahan Jak Cinema ada di setiap rumah susun di seluruh Jakarta, agar penghuni rumah susun mendapat tempat hiburan dan bisa menyalurkan bakat karena saya yakin di Rusun banyak anak muda berbakat,” harap Rano.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widyanto mengatakan Jak Cinema menjadi bagian dari pengembangan bisnis baru yang nantinya akan diperluas ke sejumlah pasar.
Pengembangan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Layar Digi.
“Jak Cinema Rusun Pasar Rumput ini ada di area Tower 3 Pasar Rumput dan terhubung langsung dengan Jakmart Rusun Pasar Rumput,” jelas Agus.
Untuk memudahkan pengunjung membeli tiket, Jak Cinema menggunakan sistem ticketing melalui vending machine yang terintegrasi dengan pembayaran digital QRIS perbankan.
Agus berharap keberadaan bioskop mini tersebut dapat menjadi salah satu bentuk diversifikasi bisnis Pasar Jaya sekaligus menghadirkan ruang hiburan yang tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Semoga ini bisa menjadi salah satu upaya diversifikasi bisnis kami, menghadirkan ruang hiburan yang terjangkau bagi masyarakat. Sekaligus memperkuat posisi pasar tradisional sebagai kawasan hunian modern, terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan warga Jakarta masa kini,” tandasnya.
