Ada Proyek Trotoar, Separator Busway di Jalan Gatot Subroto Digeser hingga November 2026

www.hukumnasional.com.ǁJakarta,19 Agustus 2026-Pengguna Jalan Gatot Subroto wajib tahu! Selama beberapa bulan ke depan bakal ada perubahan lajur di jalan tersebut.

Separator jalur Transjakarta di sisi utara jalan tersebut akan digeser sementara untuk memberi ruang bagi pekerjaan pembangunan dan peningkatan trotoar.

Pergeseran separator dilakukan bertahap mengikuti perkembangan pekerjaan.

Selama rekayasa berlangsung, bus Transjakarta akan menggunakan lajur bersama kendaraan lainnya atau mix traffic di area yang terdampak.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, rekayasa tersebut dilakukan untuk menjaga konsistensi lajur sekaligus mengurangi dampak kepadatan lalu lintas.

“Penggeseran separator ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas untuk memberikan ruang bagi pekerjaan trotoar sekaligus menjaga konsistensi lajur. Pengaturannya kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan dan akan terus dievaluasi agar mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan,” ucapnya dalam keterangan tertuli, Rabu (19/8/2026).

Pekerjaan Dibagi Jadi Tiga Segmen

Pekerjaan berlangsung di Jalan Jenderal Gatot Subroto sisi utara, mulai dari depan K-Link Tower hingga simpang Pancoran depan Graha Mustika.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap dalam tiga segmen dengan jadwal berbeda:

Segmen 1: Jalan Dukuh Patra-Jalan Rasamala Raya sepanjang sekitar 650 meter, mulai 1 Agustus hingga 10 Oktober 2026.

Segmen 2: Jalan Rasamala Raya-depan Graha Mustika sepanjang sekitar 200 meter, mulai 13 September hingga 31 Oktober 2026.

Segmen 3: Depan K-Link Tower-Jalan Dukuh Patra sepanjang sekitar 200 meter, mulai 4 Oktober hingga 14 November 2026.

Selain trotoar, pekerjaan juga mencakup pembangunan saluran.

Selama proses berlangsung, sebagian badan jalan akan mengalami pengurangan atau penyempitan untuk menyediakan ruang bagi pagar pengaman proyek.

Pengaturan tersebut nantinya dapat disesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas, termasuk ukuran pagar kerja di lokasi.

Sementara itu, di segmen sisi utara Halte Transjakarta Pancoran, akan dilakukan pelebaran jalan untuk mengoptimalkan konsistensi lajur kendaraan.

Rekayasa Bisa Berubah Sesuai Kondisi

Dishub DKI memastikan rekayasa lalu lintas tidak akan dibuat secara kaku dan pengaturan dapat berubah mengikuti tahapan pekerjaan di masing-masing segmen dan kondisi lalu lintas di lapangan.

“Karena pekerjaannya dilakukan bertahap, rekayasa lalu lintas juga akan menyesuaikan perkembangan pekerjaan di setiap segmen. Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan waktu perjalanan saat melintas di kawasan Gatot Subroto,” ujarnya.

Penggeseran separator Transjakarta tersebut bersifat sementara.

Setelah pekerjaan pembangunan dan peningkatan trotoar yang dilakukan Dinas Bina Marga selesai, separator akan dikembalikan seperti semula.

Dishub DKI mengimbau pengendara yang melintas di kawasan tersebut untuk memperhatikan rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan selama pekerjaan berlangsung.