www.hukumnasional.com.ǁJakarta,26 Mei 2026-Guna mengantisipasi lonjakan jemaat saat salat Iduladha 1447 Hijriah, Masjid Istiqlal menyiapkan tujuh titik kantong parkir.
Kapasitas Besar, Basement Jadi Andalan
Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar menyebut, area parkir disebar di sejumlah titik strategis di sekitar Masjid Istiqlal.
Adapun lokasi terbesar berada di basement Istiqlal dengan kapasitas hingga 600 kendaraan.
“Jemaah tidak perlu khawatir soal parkir. Kami sudah menyiapkan tujuh kantong parkir di samping Istiqlal, serta basement dua lantai dengan kapasitas besar,” ucapnya di Masjid Istiqlal, Selasa (26/5/2026).
Daftar Lengkap 7 Kantong Parkir
Selain itu, panitia juga menyiapkan sejumlah kantong parkir tambahan, di antaranya:
- Pertamina: 400 mobil
- Kementerian Agama RI: 150-200 mobil
- Lapangan Banteng: 200 mobil
- Kantor Pos Pasar Baru: 200 mobil
- Area belakang Gedung TNI AD: 100 mobil
“Kami juga bekerja sama dengan Katedral, sehingga parkirannya bisa digunakan berdama. Jalan di sekitar masjid juga masjid juga masih bisa digunakan parkir satu lapis,” ujarnya.
Bus Besar Diarahkan Parkir di Monas
Tak hanya untuk mobil dan motor pribadi, panitia juga menyiapkan lokasi parkir untuk bus yang digunakan oleh para jemaah.
Nasaruddin bilang, kendaraan besar diarahkan untuk parkir di lapangan parkir IRTI Monas.
Akses Masuk Diatur, Jemaah Diminta Ikuti Arahan
Untuk mengurai kepadatan, panitia juga mengatur jalur masuk bagi jemaah yang membawa kendaraan pribadi.
Jemaah diarahkan masuk melalui gerbang Al-Aziz dan Al-Mukmin yang berada di seberang SMPN 4 Jakarta untuk menuju area parkir basement.
Salat Dimulai Pukul 06.45 WIB
Salat Iduladha tingkat kenegaraan di Masjid Istiqlal dijadwalkan dimulai pukul 06.45 WIB.
“Kami mengimbau kepada calon jemaah Iduladha Masjid Istiqlal untuk datang lebih awal, karena Insyaallah pukul 06.45 WIB rangkaian sudah dimulai,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, khotbah akan disampaikan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, MA., Ph.D dengan tema “Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan”.
Sementara itu, Ahmad Anshoruddin Ibrahim akan bertindak sebagai imam, dengan Muzakkir Abdurahman sebagai imam badal.
