www.hukumnasional.com.ǁJakarta,3 Desember 2025-Meski tak menyampaikan sambutan dalam bentuk pidato, kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam Reuni 212 disambut begitu hangat.
Pramono datang ke acara Reuni 212 di Monas bersama Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto.
Keduanya duduk di panggung bersebelahan dengan para tokoh, termasuk Habib Rizieq Shihab dan Wamenag Romo Muhammad Syafi’i.
Pramono nampak mengenakan kemeja koko berwarna putih, kopiah hitam dan syal Palestina.
Pembawa acara yang juga menantu Habib Rizieq, Habib Muhammad bin Husein Alatas mengatakan bahwa Pramono sejatinya adalah Mujahid 212.
Sebab, Pramono hadir saat edisi perdana 212 pada 2 Desember 2016 silam semasa ia menjabat Menteri Sekretaris Kabinet yang kala itu mendampingi Presiden Joko Widodo.
Pramono memang tak sampai selesai di lokasi Reuni 212.
Ia meninggalkan lokasi pada pukul 21.30 WIB atau setelah Wamenag menyampaikan sambutan.
Saat hendak pamit, Pramono kembali tampak mendapat perlakuan hangat saat bersalaman dengan para tokoh yang hadir, tak terkecuali Habib Rizieq.
Menurut Habib Muhammad, hal ini menjadi momentum yang bagus karena saling sinerginya antara ulama dan umara.
Ia pun kemudian memberikan pesan sebagai bentuk cinderamata kepada Pramono.
“Jakarta aman, warga nyaman. Jakarta kondusif, hidup makin sip. Ulama dan umara akur, Jakarta makin makmur,” ujar Habib Muhammad.
Setelah turun dari panggung, Pramono langsung meninggalkan lokasi tanpa memberitakan pernyataan kepada awak media.
Sebelumnya, Humas Reuni 212, Buya Hussein mengapresiasi dukungan dari Pemprov Jakarta dalam gelaran Reuni 212 tahun ini.
“Dan sebagai penutup, kami selaku panitia OC (Organizing Committee) dan SC sangat mengapresiasi dukungan yang begitu luar biasa dari Pak Pramono Anung selaku Gubernur DKI.
Karena baru tahun ini dukungan dari Pemprov yang luar biasa. Mudah-mudahan kerja sama ini kerja sama yang bukan pertama dan terakhir tapi selamanya,” ujarnya.
