www.hukumnasional.com.ǁJakarta,28 April 2026-Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan Jakarta setelah seorang guru SDN Pulogebang 11, Nurlela, meninggal dunia dalam insiden maut yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun menyampaikan belasungkawa sekaligus pendampingan penuh bagi keluarga korban.
Sosok Guru Berdedikasi Tinggi
Kepergian Nurlela bukan hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tapi juga bagi dunia pendidikan.
Ia dikenal sebagai sosok pendidik yang telah mendedikasikan diri untuk mencerdaskan generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya salah satu guru itu.
“Kami sangat berduka cita atas kepergian ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi. Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.
Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Gubernur Pramono Beri Perhatian Khusus
Staf Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Cyril Raoul Hakim menyampaikan bahwa Gubernur Pramono Anung memberikan perhatian khusus terhadap peristiwa ini.
“Bapak Gubernur Pramono menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Pemprov DKI Pastikan Pendampingan Penuh
Sebagai bentuk dukungan dan empati, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban.
Pendampingan meliputi proses pengurusan pemakaman, administrasi, hingga dukungan psikososial bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Atas instruksi bapak gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hari, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis,” kata politikus PDIP yang akrab disapa Chico Hakim itu.
Pemprov DKI Koordinasi dengan Pihak Terkait
Pemprov DKI Jakarta juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelekaan.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan,” tuturnya.
Di tengah duka yang mendalam, masyarakat diajak untuk turut mendoakan agar keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini.
