www.hukumnasional.com.ǁJakarta,4 Desember 2025-PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan penanaman pohon di area LRT Jakarta dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 November.
Mengusung tajuk Hijau Jakarta, penanaman lebih dari 5.000 pohon ini juga dilakukan seiring progres pembangunan LRT Jakarta fase 1B Velodrome-Manggarai.
Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Jakpro Dian Takdir Badrsyah mengatakan, penanaman ribuan pohon ini merupakan tanggung jawab perusahaan untuk menghijaukan kembali area pembangunan LRT Jakarta.
“Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami dari PT Jakpro atas pembangunan proyek LRT yang berdampak adanya beberapa pohon yang harus kami geser atau kami pindahkan,” katanya di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025).
Reboisasi perkotaan juga digencarkan dalam rangka mengimbangi pembangunan infrastruktur yang masif di ibu kota.
Dian menyebut, ada sebanyak lebih dari 5.800 pohon yang ditanam di area LRT Jakarta di momen ini.
“Pohon yang akan kami tanam di sepanjang jalur-jalur LRT yang terdampak, kemarin adanya yang kami harus geser, dan juga di area-area yang nanti akan ditentukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, area mana saja yang membutuhkan untuk supaya Jakarta menjadi hijau dan tertata rapi,” katanya.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta M. Fajar Sauri mengapresiasi langkah yang dilakukan Jakpro, termasuk PT LRT Jakarta, untuk menghijaukan kembali kota Jakarta.
Ini merupakan salah satu bukti pembangunan berkelanjutan yang terus dilakukan secara kolaboratif di Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong Badan Usaha Milik Daerah seperti Jakpro dan perusahaan lainnya untuk terus memerhatikan kelestarian lingkungan di tengah pembangunan yang masif.
“Tidak hanya pembangunan-pembangunan yang menegangkan, yang tangguh, tapi kita juga melembutkan dengan hijaunya tanaman atau pohon yang ditanam,” ucap Fajar.
Fajar menambahkan, pembagunan berkelanjutan ini juga sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih “hijau”.
“Pesan Pak Gubernur, kita harus terus menanam pohon, ya, sebanyak-banyaknya untuk menghijaukan kota Jakarta. Supaya Jakarta lebih asri, indah, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkas Fajar.
Progres Pembangunan LRT Jakarta
Sementara itu, progres pembangunan LRT Jakarta fase 1B Velodrome-Manggarai terus menunjukkan peningkatan.
Hingga pekan terakhir November 2025, progres pembangunan sudah mencapai 82,12 persen.
Jakpro optimistis pembangunan LRT Jakarta fase 1B bisa rampung sesuai jadwal hingga Agustus 2026 sehingga moda transportasi itu bisa beroperasi per September 2026.
LRT Jakarta fase 1B membentang sepanjang 6,4 kilometer dan mencakup lima stasiun baru, dimulai dari Rawamangun hingga terhubung ke Manggarai.
Adapun proyek ini dikerjakan paralel yang terbagi menjadi dua zona. Berikut rinciannya:
Zona 1 mencakup area Jalan Pemuda Rawamangun hingga Jalan Pramuka Raya dan meliputi tiga stasiun, yakni Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, dan Stasiun Pasar Pramuka.
Zona 2 mencakup Flyover Matraman, Jalan Tambak, hingga Jalan Sultan Agung Manggarai yang meliputi Stasiun Matraman dan Stasiun Manggarai.
Jika beroperasi sesuai target, LRT Jakarta fase 1B akan menjadi penyambung utama dari Jakarta Timur menuju pusat kota.
Terintegrasi dengan KRL Manggarai dan moda lain di kawasan tersebut, layanan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di koridor padat.
