www.hukumnasional.com.ǁJakarta,19 Oktober 2025-Sebanyak 15 remaja diamankan polisi usai diduga terlibat aksi tawuran dan penyalahgunaan narkotika di dua titik berbeda di Jakarta Pusat pada Sabtu (18/10/2025) dini hari.
Mereka dibekuk Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat saat beraksi di Jalan Industri Raya, Kemayoran, serta Jalan Kartini 10, Sawah Besar.
Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti, antara lain delapan bilah celurit, tiga bungkus rokok berisi ganja, empat unit ponsel, satu dompet, dan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox.
Mayoritas remaja yang diamankan diketahui masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar, mereka berinisial IA (16), RF (25), AAY (22), dan FF (19).
Kemudian berinisial FA (15), RM (17), LMY (16), SU (18), VS (14), MF (20), ZF (15), FH (18), DP (15), MBR (20), dan RR (13).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengaku prihatin atas maraknya keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan dan penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.
“Anak-anak ini seharusnya menjadi generasi penerus bangsa, bukan pelaku kekerasan atau penyalahguna narkoba. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi ancaman nyata bagi masa depan mereka,” kata Kombes Susatyo dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
Ia pun mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya, terutama saat malam hari.
“Kami mengajak para orang tua, jangan biarkan buah hati Anda berkeliaran malam tanpa pengawasan. Berikan mereka kegiatan positif agar energi mereka tersalurkan ke hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan,” tambahnya.
Saat ini seluruh pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Pusat.
Petugas tengah mendalami peran masing-masing pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Laporan Warga
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol William Alexsander, mengatakan keberhasilan pengamanan ini tak lepas dari laporan cepat warga sekitar yang membantu polisi mencegah bentrokan lebih besar.
“Kami berterima kasih atas informasi dari masyarakat yang membantu kami merespons cepat dan mencegah tawuran,” kata Kompol William.
“Ini menunjukkan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” sambungnya.
Ia menambahkan, patroli malam akan terus digencarkan terutama di wilayah rawan tawuran dan tindak kriminal remaja.
“Kami akan terus meningkatkan patroli malam dan akhir pekan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah remaja terjerumus dalam aksi kriminal,” pungkasnya.












